Take a fresh look at your lifestyle.

Asap Mulai Tebal, Belum Ada Rencana Menggeser Jam Masuk Sekolah

0

Kondisi asap akibat kebakaran lahan semakin menghawatirkan, bahkan murid-murid SDN memakai masker saat berada di lingkungan sekolah, seperti murd di SDN 3 Pahandut terlihat sebagian murid memakai masker, Senin (1/10). (DENAR/KALTENG POS)

PALANGKA RAYA – Walaupun aroma menyengat dan kabut asap mulai pekat dan jarak pandang terbatas pada pagi hari, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng sepertinya belum mau menggeser jam kerja, ataupun jam masuk sekolah dari biasanya.

“Sepertinya belum ya, untuk jam masuk sekolah. Karena di siang hari sudah cerah dan tidak ada kabut pekat seperti pagi hari,” ujar Pj Sekda Kalteng Fahrizal Fitri, Senin (1/10).

Kondisi tersebut menjadi pertimbangan untuk menggeser jam masuk sekolah yang ada. Kalaupun sore hari dengan kualitas udara yang berada di kategori tak sehat, namun siswa-siswa atau murid-murid sekolah pun sudah tak berada di sekolah lagi.

“Ya, nanti kami akan koordinasi dengan dinas terkait, sambil memantau kondisi cuaca beberapa hari ke depan,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kalteng, Slamet Winaryo mengatakan, pihaknya belum berencana mengeluarkan instruksi pergeseran jam masuk sekolah di wilayah Kalteng. Dengan melihat kondisi sekolah masing-masing.

“Belum ada. Tapi setiap sekolah diminta memerhatikan kondisi sekolahnya masing-masing. Anak-anak disarankan pakai masker untuk menjaga kesehatan,” ujar Slamet.

Namun, jika pada saatnya nanti harus harus dilaksanakan proses pendidikan di rumah, pihaknya telah siap untuk melakukan koordinasi, supaya anak-anak tak ketinggalan dalam proses belajar mengajar.

“Kami juga melakukan koordinasi dengan para kepala sekolah, sembari melihat situasi yang akan terjadi ke depan. Ini akan terus kita pantau. Mudah-mudahan anak-anak tetap sehat,” pungkasnya. (nue/ari/uni/ce/ram/ctk/nto)

Source

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Privacy & Cookies Policy