Take a fresh look at your lifestyle.

Hakim dan Aparatur Pengadilan yang Nakal Bakal Dipecat

0

Palu hakim simbol putusan pengadilan.Foto:ilustrasi.dok/jpnn.com

PALANGKA RAYADemi menuju wilayah bebas korupsi (WBK) dan wilayah birokrasi bersih melayani (WBBM), sejumlah sanksi disiapkan bagi oknum hakim dan aparatur pengadilan yang nakal. Hal ini disampaikan oleh Ketua Pengadilan Negeri Palangka Raya Kurnia Yani Darmono, Senin (7/1).

Sanksi tersebut akan diberikan bagi yang terbukti melanggar Maklumat MA Nomor 1 Tahun 2017, atau tindak pidana lainnya.

“Bagi oknum seperti itu pasti akan dikenakan sanksi berat. Bisa saja pemecatan,” kata Kurnia.

Selain diberhentikan tidak dengan hormat, hakim atau aparatur pengadilan tersebut tidak akan diberi bantuan hukum apa pun, jika melanggar ataupun melakukan tindakan pidana lainnya.

Oleh karena itu, Darmono menegaskan kepada para hakim agar mematuhi Maklumat MA Nomor 1/2017. Di dalamnya tertera bahwa hakim diminta untuk tidak menyalahgunakan wewenang maupun jabatannya, apalagi sampai terjerat kasus korupsi.

“Kami juga diminta untuk menjaga wibawa badan peradilan. Pada intinya menghindari praktik KKN dalam pelayanan,” kata Kurnia.

Hal tersebut juga selaras dengan pakta integritas yang mengusung pembangunan zona integritas menuju WBK dan WBBM, sesuai Peraturan MenPAN-RB Nomor 52 Tahun 2014.

“Dengan membangun integritas dalam memberantas korupsi, maka bisa menjaga kewibawaan badan peradilan. Dengan demikian, dapat membangun peradilan yang agung dan modern dalam setiap pelayanan,” jelas Kurnia.

Dalam penandatanganan pakta integritas dan menjalankan maklumat MA, Pengadilan Negeri Palangka Raya siap melaksanakan reformasi birokrasi sebagai instansi pemerintah yang bersih dari korupsi. (*old/ce/ram/ctk)

Source

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Privacy & Cookies Policy