Take a fresh look at your lifestyle.

INGAT! Jangan Sembarangan Bakar Hutan dan Lahan

0

Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran (tengah), Danrem 102/Pjg Kolonel Arm M Naudi Nurdika (dua dari kanan) dan Kajati Adi Sutanto (dua dari kiri), Ketua DAD Kalteng H Agustiar Sabran (paling kiri) dan Plt Sekda Fahrizal Fitri (paling kanan) usai pembukaan Rapat Koordinasi Pencegahan, Penanggulangan Karhutla tahun 2018 di salah satu hotel di Kota Palangka Raya, Selasa (13/3). (NIZAR/ KALTENG POS)

PALANGKA RAYA-Pemprov
Kalteng menegaskan agar masyarakat tidak sembarangan membakar hutan dan lahan.
Lantaran, selain ancaman pidana, jika dilakukan di musim kemarau apalagi saat
siklus el nino maka bencana asap bisa terulang kembali.

Dikatakan Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran, dari data yang
ada memang sejak 2016-2017 ada penurunan kebakaran hutan dan lahan (karhutla)
jika dibanding 2015. Namun, kata dia, itu tidak boleh jadi patokan. Lantaran
apabila lengah saat musim kemarau, disusul ada karhutla bukan hal mustahil
peristiwa 2015 terulang kembali.

“Kalau sudah el nino yang terjadi 4-5 tahun sekali, saya
sudah sampaikan, satu pun tidak boleh membakar lahan dan hutan apalagi lahan
gambut,” ujarnya saat membuka Rapat Koordinasi Pencegahan, Penanggulangan
Karhutla dan Pilkada Serentak di Kalteng tahun 2018 di salah satu hotel di Kota
Palangka Raya, Selasa (13/3).

Namun, lanjut gubernur, dari sisi masyarakat Kalteng memang
banyak yang bergantung hidup dari hasil hutan dan lahan. Oleh sebab itu, ia
mengharap ada kebijakan dari Presiden RI Joko Widodo agar boleh membakar lahan
namun saat kondisi kemarau basah.

“Berikan masukan dan minta waktu kepada presiden. Ketua DAD
dan tokoh adat sampaikan ke presiden, minta pertimbangan. Kalau sudah kemarau
el nino, setop bakar lahan,” ungkapnya.

Menurut dia, hal itu mesti jadi salah satu solusi lantaran
Kalteng memiliki hutan dengan luas 15,5 juta hektare. Belum lagi, selaku
gubernur, dirinya merasa perlu untuk memberikan bantuan alat pertanian bagi
rakyat di pedalaman. Karena itu, ia mengajak seluruh camat, para bupati dan
anggota DPR-RI untuk saling menjaga hutan dan lahan. (ami/uyi/CTK/nto)

Source

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Privacy & Cookies Policy