Take a fresh look at your lifestyle.

Nah Loh… BKD Dituding Tak Pernah Berkoordinasi

0

Ilustrasi

PALANGKA
RAYA
-Badan Kepegawaian Daerah (BKD) diminta bekerja
lebih baik dan lebih cepat dalam mengumumkan hasil tes tenaga kontrak (tekon)
di lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng. Sehingga kegelisahan para
tekon dapat segera diakhiri.

Anggota Komisi A DPRD Kalteng HM
Anderiansyah meminta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kalteng agar bisa bekerja
dengan baik. “Alangkah bijaksananya jika kebijakan BKD dilakukan dengan baik,
jangan orang diombang-ambingkan. Kalau memang ada persoalan-persoalan
dijelaskan saja kepada tekon,” katanya kepada Kalteng Pos, Senin (19/2).

Dia menambahkan, jangan sampai nasib tekon
tidak jelas sehingga menimbulkan keresahan. Sebab bagaimanapun mereka juga
seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang membantu pemerintah bekerja.

Politkus PKB ini mengungkapkan, seharusnya
sejak awal BKD bisa menentukan jadwal dengan lebih baik. Melaksanakan tahapan
sesuai ketetapan yang ada sehingga proses evaluasi berjalan dengan baik.

“Sebaiknya sejak awal itu terjadwal dengan
baik. Jika harus 20 hari ya harus 20 hari evaluasinya. Kalau harus lulus ya
lulus. Jangan sampai ketika yang lulus si A namun yang diangkat si B,” tukas
dia.

Dia mengungkapkan, meski BKD merupakan mitra
kerja Komisi A namun mengenai masalah tekon Komisi A mengaku tidak dilibatkan.

“Mengenai laporan tidak sampai ke dewan,
ada penambahan tekon belum sampai di dewan, termasuk urusan-urusan tekon yang
diperpanjang, kami sama sekali belum tahu. Tetapi gaji tekon sudah kami back
up, bahkan guru kontrak pun sekitar 2.000 orang itu sudah dianggarkan,” ungkapnya.

Anderiansyah menjelasklan, Komisi A siap
memfasilitasi dan mendengarkan keluhan tekon jika diperlukan. Mereka akan
membantu jalan keluar untuk tekon yang merasa resah.

“Kalau memerlukan kami, Komisi A siap
menerima aspirasi dari berbagai pihak termasuk tekon. Mungkin bisa melalui RDP dengan
pihak terkait yang berkaitan dengan tekon. Kami akan melakukan sejenis diskusi
jika ada persoalan agar bisa diselesaikan bersama,” ucapnya.

Sementara Kepala BKD Kalteng, Nurul Edy
menjelaskan bahwa pada dasarnya hasil evaluasi sudah selesai dan tinggal
diumumkan. “Tinggal tunggu tim pantuhir melakukan rapat dan koordinasi saja,”
ucapnya singkat melalui pesan WhatApps, Senin (19/2) malam.(uni/uyi
/nto)

Source

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Privacy & Cookies Policy